![]() |
|
|
C'est moi p>
Nom: Maréchal Octavianus About Me Que disent-ils de moi?
WE're hanging out: Shout Outloud :
Free shoutbox @ ShoutMix top sites connexes GOoooGLe Blogskins.com FreNSteR DETIK.com 2 1 WikiPediA HTML Color Codes Shoutmix PhotobuckEt < Aventure avec Zarathurza
HEAVEN IS LOVE...Stephanus & Dien Huh... The Long Day is Overrrr .. ITS A WRAP!! Moodys Mood For L. O. V. E Paralyzed.. (Again)... Perempuan: Arghh.Its complicated Marshal in Alphabet Moodys Mood For Laugh Pernahkah anda berpikir tentang arti dari sebuah K... BEING GARLIC IS NOT SO ME!!! Take Out Boxes June 2005 July 2005 September 2005 October 2005 November 2005 December 2005 March 2006 June 2006 July 2006 October 2006 November 2006 January 2007 February 2007 May 2007 July 2008 |
Wednesday, July 02, 2008 Balada SosialitaJakarta. Terik. Cuaca panas tak kuasa menyemburkan birahi menggelora ke dalam paru-paru kota, menciptakan atmosfer yang lembab dan sayu. Sebuah bis besar dengan logo PPD 213 (jurusan Kampung Melayu-Grogol) melintas dinamis mengisi relung jalanan ibukota yang mempesona. Slipi. Semanggi. Sudirman. Semua tampak lengang. Hasil manifestasi hari kerja yang terjepit di antara 1 hari raya nasional dan hari minggu. Lengang. Bus besar usang itu berpacu dengan teriknya langit Jakarta, menghasilkan bilur-bilur karbon menghiasi langit kelabu ibukota. Di dalamnya, puluhan onggok homo sapiens saling merapat membentuk barisan tak beraturan bak pepes jamur yang overcooked dalam pinggan panas di atas si api biru technogas. beberapa diantaranya asik tertidur pulas, menciptakan pandangan yang paradoks dari luar. Lainnya asik berdengus satu sama lain, kebisingan bercampur dengan lalu lalang kendaraan sekitar. 2 spesies yang berdandan lusuh dan stagnan menciptakan melodi yang sama sekali tidak anggun. Sahut-sahutan gitar berpadu dengan suara yang out of pitch membuat sekelilingnya terperanjat. Tidak ada yang protes. Semua seakan asik mendengarkan 2 bibir bersenandung lagu-lagu teranyar band-band ibu pertiwi. Seorang manusia menatap syahdu ke langit Jakarta, menciptakan pemandangan yang patriotik apabila diabadikan dari sudut tertentu. pandangannya klasik. Ironis, tapi sama sekali tidak eksotis. Beberapa kali jari jemarinya asik memencet tuts-tuts ponsel, tetapi pandangannya tetap statis ke depan. Senyum tak nampak. Bilur-bilur keringat menghiasi dahi (dan mungkin ketiaknya). Dengan wardrobe yang rangkap-rangkap ala harjuku gagal, ia terlihat sangat paradoks pada lingkungan dengan temperatur yang tropis ini (lebih ke suhu gurun). Dialah saya. Wuss.. Wass. Wess.. Critttt (anggap saja ini bunyi rem berdecit).. Bus berhenti tepat 2m di depan halte Bundaran HI. Si manusia kemeja rangkap (untuk lebih lanjut, kita panggil dia: Saya) turun dengan tampak blur ala preman gagal. Sayapun melintasi air mancur buatan produk lokal paling mahal satu pulau. Air mancur itu terlihat gagah di tengah kebisingan kota yang bisu. Manusia di bawahnya terlihat sangat kecil pada foto satelit. Saya berjalan dengan gagap dan tergesa-gesa (berusaha menyeimbangkan kehidupan kota yang serba cepat) menuju ke pusat perbelanjaan paling prestis yang sudah establish beberapa tahun silam. Plaza Indonesia orang menyebutnya (atau memang namanya demikian).. Saya masuk dengan gagah bak eksekutif muda yang sedang ingin makan siang di kafe2 yang sekali makan bisa sampai 2 sks per semester kuliah saya. Dengan dandanan ala anak kuliahan, saya terlihat sangat rakyat di lingkungan itu. Lalu lalang manusia high end metropolis asik bergerumul satu sama lain. Tangan kiri memegang PDA, tangan satunya lagi sibuk utak atik tuts ponsel. Sibuknya manusia-manusia ini. Saya yang sangat sederhana ini, datang dengan tas gembol ransel dan tidak untuk ajang pamer. Saya ingin mencari buku. Lihatlah betapa mulianya tujuan anak ini, pasti orang tuanya sangat bangga menyekolahkannya di salah satu fakultas paling mahal se jakarta barat. Mata saya memang susah untuk dibungkam. Siang itu pemandangan terlihat begitu ironik bagi saya. sayapun tak bisa menahan libido untuk melakukan aktifitas paling memalukan yang bisa dapat saya lakukan. Memperhatikan orang. Otak saya langsung berputar keras (lebih keras daripada ujian akhir), dan bibir iblis ini rasanya sudah siap menyemprotkan bisa yang menyengat. Dosa memang. Saya tahu, Tuhan Maha pengasih, jadi biarkanlah hambaNya yang berdosa ini melakukan kenistaannya sejenak. Lalu lalang manusia itu terlihat sangat cliche tapi modern di benak saya, menciptakan ilustrasi balada yang apik. Siang itu pukul 14.30, waktu yang paling menyebalkan bagi manusia kantoran. Tidak ada aktifitas paling produktif selain bergosip. Pemandangan terlihat pada salah satu resto di lantai 3. Bakerzin. Tertangkap kamera mata saya selama sekitar 20 detik melewati kawasan itu, tetapi cukup untuk terekam seumur hidup. Dan mata elang ini, menatap statis pada pemandangan itu. Empat nyonya muda asik berselonjor di sofa maroon (yang terlihat empuk dan nyaman bagi saya). Usianya middle 30s. Mengingatkan saya pada sex n the city. Dandanannya lavish. Quite obvious untuk membuat orang lain di sekitarnya menoleh. 2 Bottega venetta shocking yellow tergeletak manis di paha mereka yang sintal (cukup mampu menarik perhatian saya yang buta mode ini. Entah produk Tajur, bogor atau hasil buruan mereka di butik resmi di lt dasar). Meja makan yang sempit itu penuh sesak dengan piring kosong dan gelas-gelas yang sayangnya juga kosong (mereka terlihat kenyang). Di bawah meja, bersandar kantong belanjaan buruan butik2 ternama di plaza ini. Mereka asik bergosip. Entah apa yang mereka bicarakan. Nyonya paling ujung terlihat memegang sebuah tabloid gossip terbitan luar negeri. Nyonya ini terlihat paling distinct. Impudent look, cruel, nasty, bitch. Tangan kirinya asik memilir2 rokok putih. Bayangan saya ia adalah seorang istri muda dari pengusaha batu bara (Saya perkirakan dari kulitnya yang sangat tropis, brownish tanned, glossy pula) yang menjadi ibu tiri bagi anak-anak dari istri pertama (biasanya istri pertama digambarkan sangat soleh dan sederhana). Wardrobenya mungkin yang paling menggemparkan untuk ukuran lunch, dan bottega mahal itu tergeletak kaku tak jauh dari pahanya. Posisinya pun tampak diatur sedemikian rupa, sehingga orang yang melihat dari sudut manapun akan tahu bahwa itu bottega. Wajahnya oriental. bentuk-bentuk operasi sangat kental menghiasi pemandangan wajahnya yang sangat tidak kreatif (bisa saya perhatikan, tipe-tipe tante operasi plastik, wajahnya hampir mirip satu sama lain. Mongoloid type. Khas seperti anak syndrome cri du chat, trisomi 21). Fake banget deh. Alisnya gak nahan (sudutnya dibuat sangat menukik (lebih menukik dari smash Lin Dan, pemain bulutangkis no1 sedunia itu), dan boldnya tipis. Membuatnya terlihat seperti boneka barbie (made in China) dikeroyok satu kecamatan. Memang tidak bonyok sana sini, tapi lekukan-lekukan operasi plastiknya sangat tidak fantastis. Saya kecewa apabila jadi suaminya. Oh, atau mungkin dia janda tajir ditinggal mati suaminya (yang pembunuhannya direncanakan sendiri). tapi tetap, bila di zoom out dialah yang paling stellar (diantara keempat teman sejenisnya). Anggap dia tante A. Sampingnya Tante B, saya kurang memperhatikan dia, karena pesona Tante A lebih dahsyat sehingga tante B terlihat standar dibandingkan yang lain. di sampingnya Tante C dan Tante D juga terlihat kalah dari tante A. Tante C mengenankan tank top kuning telur ayam yang mengandung omega 3, berpadu manis dengan rok garis-garis kue lapis. Dan yang paling dapat dibanggakan oleh tante C adalah rambut blonde nya yang tertata apik di atas tenggorak berselaput daging itu.. Kuning kecoklatan. Susah didescribe. Warnanya lebih ke arah daun kelor yang hangus dibakar mentari, siap panen. Detail kriwelnya juga sangat apik, seperti kwetiau basah yang direbus pada suhu 1000 Fahrenheit, lalu digiling di atas becak. Ketinggiannya pun tak main-main. Terletak beberapa belas sentimeter di atas dahi, membuat tante C siap dianugerahi Nyonya Sasak 2008.. Mungkin di antara mereka berempat, tante D lah yang paling manusiawi buat kelas saya. Blouse kuning dengan pantalon hitam sungguh membuat Tante D paling sederhana. Tidak ada yang bisa saya describe dari Tante D, hanya parasnya yang alami (entah keajabian botox atau karena Tante D yang sangat tidak ambil pusing dengan stress yang kerap menggemparkan urbanista jakarta. Mungkin Tante D adalah peminum Jamu Awet Muda pikir saya). Tidak ada rokok di tangan, duduknya pun terlihat natural. Sangat mencerminkan wanita-wanita tempo doeloe yang hanya berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Anggun. Elegan tapi tidak kampung. Benar-benar sangat manusia ( lebih manusia dari Tante A yang berparas seperti ET dari planet Saturnus). Saya bayangkan Tante D adalah seorang ibu rumah tangga, pekerja keras, memiliki keluarga kecil bahagia, seakan hidupnya hampa dan jauh dari nestapa. terangkum manis, persis salah satu gambar di buku PPKN. Apabila mereka dijadikan serial tivi (yang mungkin ratingnya 0%), tante D lah yang dijadikan karakter utama oleh saya (selaku produser, critanya).. Yang membuat panorama sekian detik itu menjadi memorial picture adalah keempatnya mengenakan outift yang senada. Berbagai jenis kuning. Dari kuning sunkist sampai kuning minyak kelapa sawit. Menggelikan memang. Entah ada iblis apa di samping. Saya melihat mereka tak lebih dari tontonan dakocan yang disajikan oleh serial tivi paling anyar tahun ini.. Gambar bergerak itu terekam sangat cepat dan mendalam. Kenangannya merasuk ke sukma. Candunya masuk melejit sampai ke ubun-ubun, menciptakan manifestasi dahsyat akan dakocanisme tante-tante arisan Grade A ibukota (ah, hanya Tante D yang merupakan exceptional dari grombolan spesies sosialita itu) Ya Tuhan, ampunilah hambaMu yang berbibir tajam kuadrat pangkat tiga ini.. hihihi... Saya masuk ke kinokuniya dengan langkah lesu seakan baru kalah dari bandar Vegas. Segera berdalih dan berjingkat-jingkat dengan nafsu segesit lokomotif dan sekencang Rama yang mengejar Shinta. Sampailah saya di rak besar. Di samping saya berdiri seonggok daging berusia sekitar 40an. Di sampingnya satu onggok daging kecil melekat manis di sampingnya. Keduanya betina. Sang induk cas cis cus melempar berbahasa Paman Sam dengan semerawut (persis hiruk pikuk yang terjadi di pasar Inpres, ketika tukang beras sedang tarik urat dengan tenggulak setempat). Padahal outfitnya sungguh tidak mencerminkan kesemerawutan. Tampangnya sangat tropis (serasa disengat malaria di Timor Timur), kulitnya tanned hitam. Saya berasumsi dia adalah WNI yang menikah dengan makhluk kaukasoid.Dandanannya manis. Semanis Crispy Creme yang bisa membuat saya terkena Diabetes Mellitus sekejap. Anting bisa berdiameter 5 cm, emas. Bajunya merek ternama (entah bagaimana saya bisa menyimpulkan ini, karena memang terlihat mahal. Entah barang Mangga dua kualitas AA atau butik asli). Sepatunya runicng dan jenjang. tapi Tidak seruncing bibir ini, tapi saya rasa bisa diajak berduel dengan Ratu Felisha.. Tangannya memeluk erat betina muda yang berparas tidak sama (si betina muda seperti campuran susu low fat dengan kopi tubruk. parasnya menciptakan paduan cantik east meet west). Jarak saya dengannya hanya beberapa meter. mungkin 1 meter, dan mata saya yang stretoskopik ini dan kuping saya yang sangat permeable, mampu menanggkap gerakan sekecil apapun dari sang betina tua itu. Mereka asik cas cis cus, cekakak cekikik bahasa tumplek tublek. Indonesia dengan akses inggris memang terasa gatal di telinga. Ingin rasanya saya garuk dengan parang. Ah, balada dan fenomena Cinta Laura. Com'on.. Tren gaul 2008 adalah jika anda berbicara dengan lidah meliuk liuk seperti penari ular dan banyak dibumbui bahasa inggris. Memang terbukti ampuh. Rasanya kasta sosial anda naik beberapa tingkat. Anda akan terlihat sangat mewah dan well educated. Yang membuat adegan 2 onggok betina itu terlihat lucu di mata saya adalah percakapan mereka yang sangat impresif dan membuat saya ngakak terjelembab dalam imajinasi saya. Mereka asik bergosip (lagi-lagi gosip. Mengapa gosip selalu menjadi sesuatu yang asik untuk dikerjakan sih?) tentang selebriti dan melihat-lihat majalah impor, yang sayangnya selalu disegel oleh pihak toko buku. Sang induk menunjuk2 foto2 front page dari salah satu majalah impor ternama, sang anak membalas dengan tawa. Lalu keduanya asik bersenda gurau liar. Persis seperti adengan 2 kucing liar di Afrika mengejar mangsa. Keduanya berjalan dengan langkah yang tegap. Lantai parkit Kinokuniya berdentum dengan sepatu hak 2 mahkluk betina itu. Menciptakan irama yang tetap. Cetak cetok cetak cetok. saling berlomba. Gaduh. dan lagi-lagi gambaran itu terekam jelas dalam memori saya. Benar-benar kejadian yang membuat saya bergeleng-geleng dan mengelus dada saya (tak tak bergunung ini).. Oh ya, FYI, saya tidak jadi membeli bukunya, karena setelah melalui pemikiran dan musyawarah yang alot buat apa saya membeli buku yang pastinya akan jarang saya baca. Ok. Pemandangan seperti itu terus berlanjut di sepanjang plaza yang distinct satu negara ini. Wara-wiri yuppies2 ibukota berjalan manis menyusuri butik-butik di plaza indo. Semuanya terlihat glam. Seakan hidup tanpa beban. Ah, benar-benar sebuah drama. Beberapa pria kosmoplit dengan dandanan metroseksual mewarnai salah satu lorong. Di lain lorong, gadis-gadis 20an juga tak mau kalah. Dengan gaya ala Carrie bradshaw and the geng, mereka berjalan 1 baris asik tertawa senda gurau. Palsu. Saya berada di tengah-tengahnya. Tepat di main atrium plaza Indonesia menyaksikan sebuah drama ibukota yang penuh dengan gegap gempita. Tak kalah dengan urbanista newyorkers, Tokyoers, Milaners, dan berbagai kota hip seantero bumi. Paradoks memang melihat betapa wah nya suasana di dalam plaza ini, sementara tak jauh beberapa ratus meter berbanjar bangunan kumuh nan renta asik seakan tak mau kalah ikut mewarnai gemerlapnya Jakarta. Cercaan dan hinaan saya mungkin akan menjadi bumerang ketika suatu saat nanti saya menjadi salah satu pelaku dunia kosmopolit ibukota. Ah, mungkin semua ini hanya sirik tanda tak mampu. Tapi satu yang pasti, ya Tuhan, jauhkanlah saya dari drama yang baru saya saksikan. Menjadi diri sendiri (basi banget deh), tapi tetap tak mau kalah ikut andil dalam memberikan warna bagi dunia sosialita ( observer aja mungkin).. Tuesday, May 08, 2007 HEAVEN IS LOVE...Stephanus & DienHari ini (6 Mei waktu bagian Jakarta), 2 orang manusia, Marshal Octavianus dan Yohanes Edwin surya (known as Ayung, Cici, Cipel, Hermione, Mama, and so on) menggawangi (maen bola ap?), menyatroni, dan menghadiri salah satu hajatan perkawinan yang pernah kami datangi seumur hidup kami... Moment that we've been waiting for..Akhirnya datang jg hari ini.. Gua rasa, gua dan ayung lbih menanti2kan hari ini ketimbang pengantennya sendiri.. Ok..jadi begini.. Secara..secara..dan secara.. ini perhelatan akbar.. gua udah mulai ready dari jam 5 (hopefully si herimone akan jemput gua jam 6, supaya bisa dateng earlier dulu).. Beberapa jam sebelomnya..si ayung sms gua mao perginya gimana.. Gua bilang aja klo gua mungkin pegi sendiri wheter bareng enci gua, nyokp, or sendiri.. Dan tiba2..tiba2 nih.. dia menawarkan sesuatu yang bikin gua shock.."peginya bareng gua aja.." terus gua kaget dong.. akhirnya gua bales "lo nyetir yung?" dan dia cuman bergumam "hihihi..(panjang banget)".. Ok lah..whtever deh, dia mo nyetir kek, or gimana kek ya, yg penting dia udah bilang mao jemput, so yg pasti gua udah stndby dulu dong yah??Nah.. Udah nih ya..Cilakanya lagi.. Gua lupa saat itu, im dealing with the LELETest person eveerrr known in my life, ayung maruyung.. Oh my..Dan gua bingung gua musti pake baju apa ya??Akhirnya setelah bergulat dan berdiskusi panjang dengan wardrobe sylist, kami memutuskan untuk mngenakan kemeja sal n pepper dengan jas pierrox putih, pake jeans robek2... Tapi setelah gua pikir2 dan dengan pertimbangan salah seorang kerabat di bandung, gua memutuskan untuk berpakaian lebih formal dan rapih.. Ok.. Gua ganti pake kemaja item valentino, clana ite, (jenas teteup), dan pantofel, serta gold tie.. Trus gua ngaca lagi..Oh..my.. Gua terlalu flashy dan tampaknya klo gua pake ini ke kawinan, gua disangka artis or pengantennya lagi..Ganti lagi.. Ok..Setelan tetep kemeja item valentino dengan celana item, akhirnya pake jas semiformal pierrox.. hmm..lumyan formal lah. Si reinaldo udah mewanti2 untuk beroutfit seglam, seproper, sformal, dan segala2nya yang lu bisa.. Karena ini event besar, dan lu harus adu neces di depan kalangan sosialita.. Gua si berpikir, outfit cukup hip lha ya.. Dan ga kalah ama tante dan om sosialista kok, secara merek2nya juga ehem.ehem.. bermerk ini.. ok..LANJUT!Ok..masalah outfit kelar..Dan waktu menunjukkan pukul 5.30.. Mustinya ayung udah jalan ya dari rumah, soalnya takut terjebak macet.. Dan akhirnya outfit beres, rambut beres, wangi ok, sepatu ok.. Pa lagi yang kurang..Oya..Pantes gua ngerasa kringetan.. Gua lupa pake kaos dalem.. dan akhirnya gua buka lagi, dan pake kaos dalem.. Si tolol kan coba! Dasar tolol deh gua,.Ok.. trus gua update ayung.. Secara gua tahu dengan siapa gua berurusan, maka gua telp si hermione, ternyata bin ternyata.. tebak dia lagi ngapain?? BELOM MANDI.. dan you know lagh ya.. klo mandi dan segal2nya kan itu anak butuh at least 1 jem kan?? gua treak dan nyuruh buruan.. Akhirnya...setelah gua menunggu selama 15 menit ato 20an gitu, gua nelp dya lagi.. Dan geswat.. Dia udah kelar dan lag mao jalan. Oh my.. cepat sekali.. peristiwa dandan dan mandi ayung tertjepat dan tersingkat yang pernah terekam di dalam ingatan gua.. Sepanjang menunggu ayung, reinaldo udah memberikan wejangan2 dan tips2 untuk menguatkan mental gua dan memberikan dorongan batiniah supaya gua dan ayung bisa melalui malam ini dengan gemilang.. AKhirnya.. ajm 6 an lewat (banyak), ayung jemput.. then..off we go... meluncur ke ritz carlton..Pas di mobil, untuk pertama kalinya setelah beberapa bulan kami tak jumpa, gua agak2 shock juga melihat si sosok ayung ini.. Rambutnya..Oh my.. Kaya tipe f4 gitu deh.. tapi ya kelas tanah abang sih, bukan kelas taiwan (gua udah ngomg ke ayung kok, dan dia diam tak bersua).. Bajunya dia pake kemeja item lengan panjang tapi digulung 3/4 (tetep deh, udah kaya tukang tahu jualan di pasar rumput)..Dan beneran.. Dia menyetir.. oh my.. Pikiran gua yang terbersit..ini orang semakin gaul (baru aja, gua puji2 di postingan sebelomnya, eh malah jadi beyond my imagination gini).. Pikiran gua saat itu, ini orang udah menjadi semacam pria dewasa nan macho seperti figur2 di iklan Dji Sam Soe klo ga Rokok Sejati itu.. Lho kok jadi ngomongin hermione?? ok.. lanjut.. Setelah kurang lebih 15 menit (ayung nyetir agak gawat ni.. Jiwanya masih ragu2 ngambil kiri ato kanan, jadi agak2 plin plan itu.,. Tapi gua maklum lah, secara dia masih baru2 ini, ya.. Ga kaya Tante Diva, yng nyetir udah kaya sopir angkot. Tat tet tot tat tet tot klo ada mobil depan ga sabar untuk menahan birahi buat ngelakson ampe botak), nyampe juga di ritz.. Dan di depan gerbang ritz (megah banget kan?? PIlar2 eropa gitu.. dan luas banget kan??), ada sedertan kembang ucapan Happy Wedding.. Gua bilang :"anjrot yung..banyak banget..ni pasti pesat gila2an deh.." Ayung :" hah??" (Sibuk ngeklakson2 mobil depan dan pas di dpan agak tanjakan, secara dia masi pemula) Dan itu deretan kembang itu yang berukuran besar, buanykkkk banget dan jumlahnya ada kali 50an lebih, soalnya bener2 banyak (secara ritz luas banget, dan gua prediksi itu banyak banget).. Hebatnya lagi, semua ucapan itu, dateng dari perusahan2 besar dan sebagian besar atas nama pribadi.. ya ampun... Gua :"yung.. kita ga kebanting kan ya?? kayanya ni outfit kita agak2 ngejomplang deh ya?? ayung :" iya nih.. gembel banget deh gua.. mustinya gua pake tuxedo deh.." akhirnya kita nyari parkir dan muter2.. jalananya belok2..gua agak2 khawatir kali2 kenapa2..lagipula RSCM agak jauh dari sini, jadi klo tiba2 gua kecelakaan dan habis darah banyak gua bisa mati di dalam ambulans (hus!! ) nah..pas kita parkir dan turun dari mobil..terlihat2lah mobil2 di samping judulnya bukan panther (seperti mobil ayung) lagi.. tapi minimal innova lah.. Yang malah banyak ada malah mersi, bmw, bener nih.. Ayung dan gua udah kalang kabut aja tar kita diusir lagi ama satpam gara2 pakaian tidak memenuhi kualifikasi.. Pas naek, udah mulai keliatan ballrommnya..Dan jauh dari ballrom..udah terlihat nuansa wedding..Lorong2 menuju ballroom ditutupi korden dan tirai ungu, trus di samping kiri kanannya ada 2 LCD gde (bayangin lcd di amidol, klo seacrest lgi ngomong sama kontestan, bukan yang ngebelah ya!), dan lengkap sepanjang jalan itu ada standing candles, dan buket kembang (Mawar, casablanca, water lily, dan mawar lagi, dan mawar lagi).. Dan isinya udah mulai terlihat kaum2 berdasi (dalam arti sebenarnya ya.bener2 pake dsi, bahkan banyak yang pake tuxedo, dan yang cewe2 pada pake gaun yang udah kaya ke awards2 gitu.. isinya semua orang tajir deh gua rasa)pas di deretan itu, ada 3 jejer meja tamu dan yg bikin gua amaze adalah, meja tamu kan biasa klo di kawinan2 biasa yg ada cuman buku tamu ama souvenir kan?? yang ini kaga. Tapi ada lcd touch screen dan kita hanya perlu masukin nama (Marshal dan Edwin) ke dalem lcd tar ketauan duduk dimana dan ada usher yg nganter kita langsung ke tmpat duduk.. Sbelomnya, kita dikasih kupon penukaran souvenir, dan nanti souvenirnya dibagi2in di akhir acara..gua sama ayung udah berpindar2 deh, soalnya ya, acaranya aja kaya gini, souvenirnya apa coba..terlintas si di pikiran gua, mungkin ga sepasang genteng ato apa gt? tapi ya udahlah ya, apapun gua terima yang judulnya :GRATIS.. Gua udah mao masuk dan nyari tempat duduk, smentara si ayung berhasrat ke wc (ga tau mao ngapain).. Dan here we go..Dia ke wc.. Dan tiba2 ngaca dan benerin rambut.. terus muter2 dikit, dan nanya ke gua "duh.. kita saltum ga ya?" (What?)Udah gitu kita kelar (gua:pipis, ayung:benerin wardrobe ).. Dan masuk ke ballroom.. pas di depan kita disalamin ama keluarganya, which is ie yulin (iie nico yang paling gaul seantero penjuru dunia), dan lagi2 dia mengucapkan kalimat sakti yang ada di semua keluarga nico :"dwi mana?", gua dan ayung hanya mampu menjawab semampu kami. Si iie yulin dan iie2 yang laen memakai gaun biru lautan pasifik yang biru gonjreng banget udah kaya bajunya TIti Kamal di posternya Mendadak Dangdut dengan payet2 esktra dahsyat dan tentunya andalan para ibu2 metropolis,, tak laen dan tak bukan: Rambut Sasak... Masuklah kita...Jreng..jreng..Dan bener deh.. Semua ballroom dihiasin ama tirai merah maroon dipadu dengan kain satin ungu, trus di sudut langit dibuat simpul ungu besar. Di pinggir2 ruangan dikasih ornamen2 ranting2 kayu dipadu padankan dengan bunga2an segar dan hidup dan pot2 berukuran besar, desgin minimalis,dan di dalam ruangan itu tersebar lebih dari 100 meja.. Mulai dari A sampai L, masing2 sampe 5 digit.. kebetulan gua sama ayung duduk di atas meja G5 (posisinya kurang strategis, agak jauh dari panggung dan gua susah untuk nengok ke arah panggung).. Kitapun ke meja G5... Dan di meja G5 tercetaklah tulisan besar terpampang di situ : KELUARGA WULANI (alias keluarga dari nyok nico).. Gosh! Kita duduk along with his cousins.. Oh.. Ga lucu deh.. Ya udah lah yah.. secara kita udah dianggep keluarga (hmm..ini udah yang kebrapa ya gua bilang?)..
Mampret deh.. Gua sama ayung hanya berdiskusi singkat mengenai ujian2 yang baru gua hadapi (ayung masih bergelut dengan uts! Dan besoknya dia uts, dan teteup loh ya, secara dia paling brilian, jadi bisa lah ya? Y yga yung?) Akhirnya kita duduk.. Di atas meja ada 10 floating candle dengan grisp magenta light, di atasnya ada hamparan kembang mawar merah , dan putih, dipadu apik dengan ranting2 kayu sintesis, dan wangi, trus pas kita duduk, waiter datang dan menaburkan serbet putih ke arah paha dan menuangkan teh (ayung udah menjerit ga tahan..dan tehnya cammomile gt). Stagenya minimalis elegan, di panggungnya ga ada tempat dudukan buat mempelai cuman ada kembang beserta potnya yang segede2 gaban (gua rasa, seorang pretty asmarapun masuk deh di situ), dan lagi2 dekornya dan permainan lightningnya superb.. Dan itu semua elegan banget, ditambah dibelakang panggung ada dekor ukiran kayu putih tepat di belakang panggung membentengi dinding Ritz yang kokoh.. Simple, ectravagant, but elegant.. Terus2 yang membuat gua lebih kagum lagi, pas gua masuk (along with ayung tentunya), itu ada performance istrumental jazz LIVE dengan iringan permainan piano cantik (baby grand yang white ya .. TOLONG!!!), trus pake saxophone yang tenor (bunyinya ga sember.. dan itu beneran top abis), terus dengan petikan bass.. Ga ada penyanyi.. Jadi totally instrumental.. And it was beautiful.. Amazing banget deh.. Semua kelas pro gini.. Gua dengan ayung hanya bisa beratap :"gila yung..", dan ayung membalas :"gila shal..rei ama tanski..mereka kasian".. Di tengah2 itu, gua dan ayung hanya bisa menatap penuh iba (iba pada diri kami sendiri, karena merasa amat terlalu gembel ya? huhu), dan gua sibuk berSMS, dan ayung pun demikian, Tiba2 seorang wanita dari kejauhan, bergaun merah keemasan dengan pita hitam melingkar di belahan dadanya, dadanya terbuka memperlihatkan lekuk pundaknya yang bidang.. Rambutnya ditaburi glitter perak.. Ya.. Cie yuli (seksi sibuk setiap acara multiroof), dan di telinga terpajang headset mini persis kaya si JLo di Wedding planner.. Gua ga tau di WO apa bukan, yang pasti dia seksi sibuk banget, dan dikit telp telp, dan wara wiri bersama orang2 berbadan besar dan berseragam hitam (gua rasa itu bodyguard klo ga petugas hotel). Ok..Lanjut!Terus ya, di tengah permainan instrumental itu, tiba2 ada suara yang familiar,suara empuk2 dengan pronounciation yang bagus, suara seorang pemandu kuis dan MC papan atas indonesia, TANTOWI YAHYA.. oh myaaa gottt.. Gila deh.. ga kbayang gua.. menurut Tabloid Bintang aja tuh ya (gua pernah baca), si Tantowi tuh MC termahal di indonesia dan bayarannya ga 10, 20 juta, tapi bisa 50-70 juta sekali manggung.. Oh my.. Sekali lagi gua menghela nafas panjang.. Dia memanggilkan keluarganya sang mempelai (maksudnya orang2 tuanya doang) ke atas panggung dan naek berjejer seperti pasukan tentara Amrik di Iraq... Dan berjejerlah mereka berenam (2 ortunya Ko pepe, 2 ortunya Ci Dien, 2 lagi ortu angkatnya Ko pepe)Dan tiba2 si Tantowi bacot2 bentar, trus langsung tiba2 muncul suara (manusia tentunya, dan menurut gua menyeramkan) menyanyikan lagu Wedding March (they were extremely out of my ears.. The girls were shrieking, and along with them, the boys're wailing.. Lengkap lah penderitaan kuping gua).. Dan ayung aja bilang dan ampe menoleh ke belakang:" Hah? ada choir? jelek banget kali.." Dan choirnya (klo gua ga salah denger si Vox Angelorum, eh ternyata pas ada di kertas, tulisannya voice angelicus..Mirip2 gitu..Dan beda jauh banget ya..tolong!).. Mereka (si choir2 ini) memakai gaun putih perak yang sama semua (gua rasa dibuatin deh).. Trus udah gitu yang cowo2nya std sih, pake jas ama kemeja item doang (masa gua, ayung sama choir kebanting gitu?? Yung.. Harga diri yung.. Harga!!)... Ok.. Tiba2. di tengah2 choir itu menyanyikan (menurut gua berteriak), si koko pepe ini muncul dari balik panggung dengan diiringi seperangkat alat sholat,, eh.. bukan deng. tapi dengan diirngi orang2 dari keluarganya (isinya cowo semua), mulai dari yang kecil ampe yang gede (jumlahnya kira 10 orang, membentuk barisan seperti paskibraka, Dan si bos kita terletak di barisan kedua, tepat di blakang ko pepe, dan tingkahnya gua hanya bisa mengelus dada.. Dia senyum2 dan melambaikan tangan ke arah gua ama ayung dan ke orang2 laen... Padahal yang seharusnya jadi point of view malem itu kan engkonya dia.. Dan naasnya lagi.. Diantara deret2an itu, cuman si bos doang yang pake baju putih, sisanya tuh pake baju item, termasuk pengantenya sendiri.. Mampus deh.. Berasa star of the night gitu..). Ok.. lanjut!.Iring2an ini berjalan melwati redcarpet yang membentang di tengah2 ruangan, dan melintasi meja2 bundar ini dan ke bagian paling blakang Ballroom dan langsung dri di atas pijakan paling tinggi untuk menjemput mempelai wanita.. Trus si Tantowi ngebacot lagi.. Dan pas saat itu choir diem (thx God!).. Eh.. tiba2 dia nanyi lagi, dan ganti lagu.. Lagunya gua ga tau deh. aneh.. Dan muncullah sang mempelai wanita dengan iring2an juga dari belakang (iring2annya lucu deh.. Kan isinya cewe semua, eh terus yang bridemaid nya megang lilin dengan ditutupi oleh bunga2 mahal, dan mereka memakai mahkota bulu2 Persia yang tinggi menjulang gitu.. bagus sih..tapi menurut gua si rada2 ga match ama themenya ya.. tapi ok lah..) Dan sang mempelai wanita disambut hangat oleh mempelai pria di atas pijakan yang udah diset sedemikian rupa supaya mereka menjadi stars of the nite.. dan tiba2.. Choir berhenti.. Piano berdentang.. Memainkan sebuah intro..intro yang sangat gua kenal.. A WHOLE NEW WORLD.. Eh.. tapi di tengah2 pianonya berhenti..Dan (ehem2).. Koko Pepe melanjutkan dengan bermain biola.. Oh..My.. Ternyata dia maen biola toh.. Trus dia maen biola dengan iringan grand piano di hadapan sejuta2 umat, dan tepat di depam mempelai wanita sambil berlutut (mukanya gua ga liat, yg pasti kata nico dia gugup banget.. Dan waktu sehari sebelomnya, gua maen ke rumah nico, senar biolanya putus. Di tengah2 dia maen, tiba2 itu senar loncat dari lt2 di dekat sofa kaki bau)... Dia maen hanya bagian versenya aja.. Tiba2 bagian chorusnya dia stop maen biola dan langsung dilanjutkan oleh si horrendous choir ini. Dan mereka menyanyikan chorusnya.. Sebenernya ga pitchless sih, tapi ga enak aja dengernya.. ga blend, dan cewe2nya terlalu wailing banget.. Dan sembari choir itu melanjutkan lagu Alladin ini, sang penganten berjalan ke arah panggung dengan gemilangnya dengan iring2an bridemaid yang berpasang2an dan si bos dapet pasangan sapa gua ga tau.. Nah.. Sampailah mereka di panggung dengan berakhirnya pula lagu itu (kayanya ini udah diatur banget ga sih??).. Dan pas sampe ke atas panggung.. Again, si tantowi bacot2 lagi (in bahasa n eng).. AKhirnya.. Si ko pepe dikasih kesempatan untuk ngasih pidato gitu.. Akhirnya dengan tampak gugup dan pucat (tapi tertutup oleh makeup).. Dia berpidato dalam bahasa inggris dulu dan indo (gua dan ayung lagi2 seperti kritikus bercomel2).. Dan isinya dia ngucapin terima kasih ke semua undangan yg udh dateng, dan wish support banget buat perkawinannya dia.. Trus tiba2 dia mengucapkan special thanks buat DubEs Aussie sama beberapa orang bule (yang so pasti orang2 penting banget! Gua rasa itu mitra bisnis si Mantap deh)... Ok..Giliran si ci dien yang ngucapin thanks. Tapi sekarang dia in chinese.. jadi gua hanya bisa bengong2 dan nengok ke ayung ( secara ya, si hermione ini udah pengalaman di Kota dan di hailai baik sebaik parmusaji yang menyajikan makanan atopun tubuhnya ke oom2 girang).. Kata ayung intinya menceritakan pertemuan mereka gitu dan ucapan thanks kepada semua undangan.. Di sela2 dia berpidato (layar slide ukuran 4x4m yang terpampang di kiri kanan panggung menyorotkan foto2 prewed dan video2 mereka berdua.. bagus menurut gua.. Foto prewednya itu bagus.. dan isinya dibuat di outdoor. Di pantai lah, di sawah lah, di utan lah.. bagus deh..) Trus tiba2 si bos dateng ke meja kita.. Karena tugasnya dia udah beres, jadi dia langsung balik... (emang si bos duduk bareng kita..atas permintaan gua. klo ga gua ama ayung cuman jadi babi conge lagi, dikelilingi oleh keluarga2 speupunya gitu).. Lanjut!Tiba2 abis speech, si Tantowi yahya nyuruh supaya kedua mempelai turun dari panggung dan menuangkan wine di atas gelas2 yang udah ditumpuk kaya aer terjun (itu lho.. FOuntain Wine. yang klo di acara kawinan2).. Dan mereka menuangkan itu.. Pas waktu nuang.. Si tantowi bilang kllo intinya Wine represents our life.. Sometimes bitter, sour, sometimes sweet, but also sweetless.. No matter it takes, we've to handle and face it.. Whatever it tastes, they've to drink it.. Dan akhinya wine dibagi2kan ke ortu2nya, dan ke Tantowi (curang!!), trus ke si orang2 penting ini (Dubes dan orang2 bule laennya yang berjumlah 5 orang).. Gua dan ayung udah berharap bakalan iktuan wine toast.. Ayung udah melarak lirik ke samping2, kali2 ada waiter yang bagiin segelas wine... Eh ternyata kaga ada..Dan gembelnya lagi..si tantowi nyuruh kita untuk ngambil minuman apapun di hadapn kita dan ikutan toast (sayangnya di hdpn gua dan ayung cuman ada secangkir teh dan segelas air putih.. Tadinya ayung udah mao ngambil cangkir teh.. Tapi pas dilihat semua orang2 yang hadir di resepsi itu ga ada yang ngangkat cangkir, dan akhirnya dia memutuskan untuk mengganti toastnya dengan aer putih).. Dan akhirnya kami toast bersama (yang dipanggung wine.,. Yang nonton cuman aer putih doang!)... Trus bis toast.. Mereka bergerak ke arah wedding cake (wedding cakenya warnanya putih, 7 tingkat, dengan hiasan2 buang2an dari terigu yang membuat reinaldo pastinya kehilangan kontrol.. Dan di atas puncak kue itu, ada patung penganten lagi berpelukan dan sambil memegang GENTENG ITEM!! Dan gua dan ayung langsung ngakak..).. SI tantowi bilang klo genteng itu yah melambangkan klo si ko pepe ini bekerja (ortunya yang punya) di perusahaan Multiroof yang terkenal itu.. Dan ya begitu lah.. Si tanto mengeluarkan paradigma konyol lagi.. Katanya kalo mereka memgang genteng berarti hidup mereka akan dilindungi dan..bla2... aneh...Ok.. Lalu mereka melanjutkan prosesi potong kue dengan pedang panjang (kaya pedangnya si Hiro yang dipake di Heroes).. Pedang diarahakn ke tingkat kue paling tinggi (sayangnya mereka hanya bisa meraih di 3 puncak dari atas).. Dan lalu dipotong (Sepanjang prosesi pemotongan ini, anehnya lagi.. Si Choir nanyiin lagu Climb Every Mountainnya Sound of Music.. Dan gua ampe ngakak, walaupun ga ada yg notice.. dan tetep yah.. mereka wailing, wailing, dan wailing.. oh my..langsung gua garuk2 kuping).. Akhirnya kue dipotong dan diberikan ke ortu2nya. Pertama ke si ortu cowo, yaitu oom ris dulu.. Nah, Karena si oom ris diabet (inget kan? Di rumah bos selalu ada ricecooker khusus yang buat masak nasi spesial buat oom, dan teh spesial yang ayung selalu minum dan jarah.. akibatnya teh itu selalu abis klo si oom mao makan..), mangkanya kue langsung dioper ke tante wu, dan so on.. Akhirnya prosesi kelar. Dan penganten dan ortu2 duduk di meja makan untuk makan bareng.. Nah, sbeleom itu si Tantowi bilang klo malem ini bakalan ada guest star spesial..Gua sama ayung udah membuat spekulasi (gua kira itu mungkin aja KD klo ga sapa kali ya? )... Ayung berspekulasi mungkin itu Tante Lena (produk unggulan si Mantap yang meng-inangi Dona waktu Dona show2).. Nah.. Sekarang masuk ke bagian yang paling penting.. MAKAN!!!Dan hebatnya lagi.. Di appetizer itu ada prosesinya segala.. jadi ya.. Tiba2 ada lagunya si Safri Duo (yang biasa dimaenkan di party2 17an waktu pas acara polonise gitu deh.. yang bunyinya tek terek tek dung.. tek terek tek dung.. nah iya.. itu2..).. Trus pas selama lagu itu dimaenkan.. Si chef2 ini langsung keluar tiba2 dari sisi ballroom dengan nampan diangkat setinggi telinga dan akhirnya mereka BERLARI membawa nampan yang berisi makanan pembuka kami.. Dan tentunya mereka melakukan suatu atraksi singkat, cuman bentuk barisan doang (si ayung udah berharap2 klo itu nampan dilempar ke udara trus ditangkep lagi.) Trus udah gitu, si chef ngedarin makanan ke seluruh penjuru meja (meja pertama yang diedarin tentunya meja si penganten dan meja si orang2 penting itu, smentara gua dan ayung udah krucukan aja dari tadi).. Nah.. Sepanjang perjalanan makan ini, ada tokoh baru yang gua dan ayung baru menotice kehadirannya, plis welcome.. Pria Dengan Table Manner (PDTM), klo ga salah dia itu sepupu ato sodara kandung dari si mempelai wanita ini deh... Makanan dibagiin.. Isinya itu gua ga tau apaan.. Kliatannya mahal, tapi pnampilannya tak lebih dari gundukan sampah pinggir jalan.. Berhubung judulnya ritz, gua cicipin aja dong.. masa mao gua lempar ke ubin,.. jAdi pokoknya tiap kali selesai makan, ada makanan baru dengan dipersembahkan sama si waiternya ini. Jadi kita tinggal makan, trus udah.. Yang ngambil piring si waiter, yang naro makanan baru juga mereka., bener2 serasa bos deh..
shal: "yung, ni apaan?" (sambil mencicipi dan mengangkat sumpit dengan tatapan jijik. Persis seperti b yang bertemu dengan makanan aneh ato ketika lagi makan make tangan) yung:" ga tau.. mahal.. makan2..enak2.." (sambil makan dan menyeruput teh) nico:" makan! mahal! enak! " (makan dengan lahap, sambil membuka2 resleting dari clana yang dibelinya 6 bulan yang lalu) shal: (makan dengan perasaan jijik, tapi begitu masuk mulut, Eh.. Enak gila... Ternyata itu paduan dari semacam ikan laut {seorang ratu wina yang notabene penguasa laut aja ga tau itu spesies apa}, dan ada sayur2an sallad tapi chinese sallad, isinya ketimun, wortel, terus ada black beefnya ditaburi biji wijen, dengan guyuran saos antah berantah. Tapi enak. Dan gua langsung menghabiskan tak kurang dari 3 menit..) PDTM : (makan pelan2, dengan sumpit dijepit persis sperti adengan La Fo Ye di putri huanzu.. Makan sangat anggun, sambil mencocolnya ke dalam saus tiram dengan elegan.. Selama makan tangan tidak menyentuh meja, dan tidak berbicara.. pokoknya manner banget deh) shal, yung, nico : (menunggu episot berikutnya sambil ngobrol ala preman pasar. Kenceng gila ye!) PDTM : (selesai makan,langsung mengusap bibirnya yang tipis dengan lap putih di atas pahanya, lalu meminum air putih dengan tanpa ceguk, tangan tetep terangkat di meja)
yung :"shal..lu liat hiunya kaga?" (masuk suapan pertama dengan sradak sruduk ala tukang potong babi di pasar) shal :" kaga..enak yung" (makan tak kalah barbarnya, sambil menuang sambal ke dalam sop, sampe berwarna kemerahan) nico : "nyam.nyam..nyam.." (makan paling brutal dengan langsung mengambil secentong besar) PDTM : (diam tak bersuara, tak ada ekspresi, dengan bijak dia niup2 sesendok sop itu sebelom masuk ke mulutnya, ngambil sopnya juga ada gerakkan khas, satu arah gitu, diseroknya dari arah belakang ke depan, tetap dengan tatapan kosong) nico : "tante payah kaga pulang.." (srot..srorrttt..srott..abis langsung sopnya, mangkok diangkat ke bibir langsung ditegak) shal :" kaga nic.." (mulai menotice dan melirik ke arah si PDTM, dari tadi awal, gua baru menyadari ada sesuatu yang salah di meja ini, setelah gua pikir2, ternyata dia, langsung gua ngomong ke ayung).. Yung2.. liat deh, sampingnya bos, table manner banget ga sih? Dari tadi tuh ya!" yung : "EMANG!! gua juga udah liatin dari stadi.. ga banget deh.. gua juga bisa! Tar ya, makanan selanjutnya!"
yung : (mulai makan dengan gemulai.. kali ini dia memakan ikan dengan piso! Waw.. Padahal ikannya lembek banget) shal : "enak yung...tapi porsinya dari stadi dikit mulu.. heran gua!" nico : (mulai megang2 resleting).. "eh, gua dari yang kemaren desember tambah gendut ya?" yung : (pura2 ga dnger, lagi konsen di table manner dengan piso sambil menyerok ikan lembek kaya bubur dengan tololny) shal :" iya!" (menjawab lantang unintentionally, sambil menyaplok suapan besar ikan! 3 suap abis langsung!) PDTM : (motong dengan sumpit, dan menunjukkan kalo dia bener2 masterpiece dalam bidag table manner, lalu mencocol ikan tersebut dengan tatapan Jay Chou ke dalam saos acar) nico : "serius lo?" (meraba2 perutnya yang berkonsistensi seperti agar)
shal: "nah..ini baru enak dan agak banyak pula (jadi gua itung2 yah, 1 orang itu ada sekitar 10 potong daging sapi berukuran 2x2x2cm.. cukup gede kan?? Dan enak pula.. Empuk gila.. trus si krupuk kuning ini, yang kaya krupuk asinan, juga enak, asinnya pas, dan lebih pas lagi bahwa paprikannya ga lodo, tapi masi kenceng dan awet muda, gua rasa tu paprika diBOTOX deh sebelom nyemplung ke kuali) nico : (mengambil 3 potong daging sapi dan melempar ke arah ayung).. "nih..gua kebanyakan" (kejadian seperti ini berulang sampai episode ini berakhir) nico : "shal..sini piringlo.. " (sambil nyumpit 3 potong daging sapi segar dan menarohnya ke piring gua) yung :"eh..gua kebanyakan kali " (padahal kesenengan!) shal : "nic..nico..eh..eh.. (maksudnya jangan stop, tapi terus lanjutin..hahahah. engga..tapi emang dia ngasih tuh yang gede2 pula lagi.. membuat gua agak2 kenyang di awal ronde2 ini) nico : "udah makan!!! " (nyumpit daging gede lalu masuk mulut dengan posisi dia sedang berbicara) PDTM : (melirik ke arah kami dengan tatapan sombong seolah berkata dalam bibirnya yang tipis :'kampung! nih.liat ningrat makan!'... trus dia makan dengan pegangan sumpit yang benar dan elegan)
nico : (membagi udang dengan perbandingan 4: 4: 2... yang 20% buar dia, lalu dia mengambil 40% dilempar ke piring wina, dan ke piring gua! lalu meminta kepala udang yang berisi otak udang sama wina).. "win.. sini piringlo.. nih.. gua ga abis.." yung :" ah.nico... (dalam hati melonjak kesenengan) nico : "nih kasih marshal!" (sambil mengambil potongan udang dan memberi isyarat sama ayung supaya potongan udang itu jauh ke piring yang tepat, yaitu piring gua) shal : (mulai menyobek2 udang dengan pisao dan garpu dengan mannerless tingkat tinggi. barbaric banget deh.. yang penting masuk mulut. Soalnya udangnya keras gila.. setelah gua liat ayung dan nico, mereka juga begitu.. ngubek2 dan sibuk sendiri dengan pisonya..) PDTM : (mulai kehilangan manner.. pisonya diteken ampe meja goyang.. terus udah gitu, sakinga ga tahannya.. gua rasa sih udah bosen ya berkelakukan sok2 manner.. dia tuh langsung ngisep udangnya PAKE TANGAN!! trus tiba2 dia ngomong "eh..sori ya..", ngomongnya ke arah2 kita2 yang ada di meja ini.... Gua ama yung ga brani liat..cuman sok2 sibuk sendiri, padahal dalem ati ktawa heboh) yung :" shal liat tuh! Udah ga tahan dia " (sambil berbisik pelan dan memgang potongan udang yang blom dikasihin ke piring gua) shal : "iya2..tapi udang gua yung..udang nico buat gua..sini !" yung : "eh..iya lupa,.nih.." (ngelempar udang pake tangan cebok)
shal : "YUNG!! INI APA??" (mengambil si sea cucumber itu dengan tatapan jijik dan pengen muntah) yung : (ga ngejawab, lagi asik sama yang namanya si sea cucumber ini) shal : (mencoba suapan pertama, dan rasanya tuh kaya ubur2 ato ager2 gitu, terlalu banyak vetsin, gan wekwekwekkkk..muntah rasanya.. ga wenak..bener2 aneh, bayangin aja kaya lagi makan lintah ya) nico : (menyeruput si sea cucumber ini dengan bibir mangap 10cm, langsung nyaplok ke tenggorokan) shal : "yung..ini hewan apa tumbuhan sih ? Jijik ah.. nih buat lo semua... (bertanya sama ayung dengan keraguan 1000%..lalu melempar si sea cucumber ini ke arah wina dengan tatapan jijik) nico :"EH..marshal!!.. ini mahal banget tau.. ini tuh haisom..mahal kali..enak tau..sini yung bagi dua" yung: "iya2..ni, nic..potong.. Hewan, shal..mahal dan enak banget kali!" (menikmati haisom dengan jijikless) nico : "nih..lu ga makan haisom. brokoli ama jamur kupingnya lu ambil deh" (menyerahkan brokoli ke piring gua.. padahal haisom kan kolestrolnyua lebih tinggi.. mungkin untuk yang satu ini dia buat pengecualian kali ya? hihi)
nico : (menuang SEMUA nasinya ke atas piring ayung, dan hanya mengambil sesuap sendok untuk dirinya sendiri).. "nih win, gua kenyang banget!" (trus tangannya bergerak ke arah resleting untuk ngebuka clananya itu sedikit2) yung :" E..gila ya.. ni banyak banget kali,.. gua ga abis nico.. " (sambil makan terus, ga abis kok disuapin ke mulut terus) nico : "kasih marshal lah.." (tangan mengusap2 perut bak dayang memijat permaisuri) shal : "yung..gila ah..banyak gini..nasi pula lagi !" (tapi menertima dengan tangan dan hati terbuka) PDTM : (dia udah mulai tidak terlacak oleh radar kita, karena kita hampir melupakan keberadaannya..eh tapi tiba2 yang membuat gua notice adalah dia dengan hebatnya makan nasi KUKUS..NASI KUKUS ya..otomatis kan lembek.. Dia makan dengan sumpit. Dan waw.. nyaplok lo, bo!! gila deh..gua menduga ini orang titisan Li Mo Cou, musuh Yoko, klo ga dia jelmaan dari slir dari Dinasti Tang) nico : "kenyang nih..."
Guest starnya ternyata si Rani, penyanyi mandarin indonesia, yang punya suami pesulap itu si Adri Manan. Dan mereka diboyong dua2nya ama multiroof untuk menunjukkan atraksi terbaiknya.. Rani tiba2 muncul di atas panggung dan mengejutkan ktia semua dengan lagu2 mandarin... Gua bener2 kaga ngerti, dan itu udah bener2 serasa di hailai deh.. Dia manggung lengkap dengan ciong sam dan merah pula.. Terus udah gitu nanyi lagu2 mandarin.. Mending familiar! Ini kaga, isinya mandarain jaman encim2 gua boker di daon.. nah, si ayung ini tau gitu.. Dan dia bilang katanya pronounciationnya bagus juga.. Gak heran, Ayung maruyung, mantan Diva Hailai.. Jangan maen2 sama dia, digaplok pake sanggul baru nyaho deh lo.. Trus gua bilang ke ayung :" yung.. lu ga tergerak nanyiin lagu Tien Mi Mi ? Sperti di rumah nenek dengan sake di tangan ?" ,dan ayung menjawab pasrah :" tau tuh..". Si Rani menyanyikan beberapa lagu yang membuat gua dan ayung ngobrol cukup lama dan akhirnya kami melakukan perbincangan yang agak serius mengenai pelajaran dan kegiatannya si ayung yang sangat padat.. Dia bilang ke gua tuh praktikum 5 kali seminggu.. Trus tiap hari rabu praktikum dari jam 8 pagi sampe jam 8 malem.. Gila.. dan hari2 biasanya itu juga ga kalah malem pulangnya.. Buset deh.. Sementara itu, si rani tetap bernanyi.. dan dia ngedeketin penganten dan ajak basa basi bentar, yang sayangnya basi beneran.. Si rani nanya inilah itulah ke si pengaten, tapi ga ada yg ngebuat audience ketawa...Trus udah gitu, pas si rani udah mao kluar, tiba2 suaminya, si Adri Manan ini, keluar dari backstage dan langsung melakukan atraksi sulap, yang menurut gua sih udah lama banget ya.. Ya tapi teteap entertaining lah... Dan mereka berkolaborasi suami istri gitu.. Yang istrinya nanyi, yang suaminya melakukan atraksi sulap dengan tempo yang sama sperti istrinys membawakan lagu.. intinya cukup membosankan.. Dan disitulah gua menguap.. )
yung :"enak..enak..enak..dan enak.. " (sambil menyeruput sesendok besar cocktail) PDTM : (menyendok dengan elegan, tak peduli samping kiri dan kanannya begitu brutal dan barbar, tapi dirinya tetap seita pada ke-tablemanner-annya...ckckckck..) nico : (menyeruput habis dan langsung berbincang2 dengan seorang anak kecil yang ternyata adiknya si Ci Dien ini.. Pikir ayung jiwa pedofilnya udah mulai kambuh lagi..) shal: "njrott..enak!" (wih u were there, rei...) Selama kami makan episode 8 (ga nyampe 10 menit), kami dihibur (?!?) oleh penampilan choir yang membawakan lagu2 gerejawi dan lagu U Raise Me Up (menurut gua basi banget... ga cocok banget deh pokoknya.. dan mereka..oh..my..agak2 berantakan..maklum deh, kayany abis makan, jadi suara pada kaga fokus gitu) Dengan berakhirnya episode 8, maka berakhirlah pula perjalanan gua dan ayung di Ritz.. Eh, tapi tunggu dulu.. Bis itu, kita bubaran dan melakukan session poto2 (bos dan ayung tetap menjadi potomaniac.. Sebenernya ayung yang bener2 potomaniac..mamprs deh... ) Trus kita foto di panggung bertiga, trus gua poto bareng nico, bareng ayung, dan sendiri, akhinya kita poto beitga, dan seterusnya begitu...Trus kita langsung ngucrit keluar, setelah terrlebih dahulu salaman sama mempelai yang udah standby di tengah2 redcarpet...Akhirnya salaman keluar.. Dan gua merogoh kantung dan melihat ada 1 hal yang blom kita lakukan :Menukarkan SOuvenir.. Dan akhirnya kita lari2 ke meja tamu depan, takut2 keabisan souvenir.. dan di depan ternyata yang jaga Mas Yadi.. Ok. KIta langsung tukerin tuh souvenir..Yung sempat berpendapat klo souvenirnya adalah gift voucher metro seharga 1 juta, dan gua berpendapat klo giftnya itu genteng emas.. Tertanya semua salah.. Giftnya kerennn banget..Dibungkus oleh kertas plastik pink yang berornamen klasik dan tertuliskan 'THANKS..STEPHANUS & DIEN"... lalu di dalamnya terdaapat sesuatu yang berat.. pas gua cek ternyata itu adalah sebuah pajangan dari kuningan gitu, ukiran2 klasiknya terlihat nyata, dan di dalam pajangan kuningan itu di dalamnya ada sebuah frame kecil dan di dalam frame kcil itu ada lirik A WHOLE NEW WORLD. Dan itu bener2 bagus sekali.. Beratnya itu lo..berat deh... Ukiran2nya juga sangat klasik dan dhiasi ornamen bunga2 dan uliran2 tambang khas cupid gt..Gua sama ayung langsung terbelalak kaget.. Gile bener... Duh.. bener2 banci poto banget deh..Si nico lagi sibuk di ballroom masih dengan kluarganya lagi poto2 keluarga.. Tapi klo gua dan ayung poto2 untuk alasan pribadi.. Tapi ya, si ayung maruyung ini bener2 deh.. Dia poto bisa berapa kali take dngan posisi yang sama, katanya jelek lah, kurang proporsional lah, whtver lah...huhuhuuh.. Akhirnya session poto2 berakhir.. dan kita pulang...Yipiiiie..Besoknya si ayung ujian jam 7.. Tau ga sih.. Dia beneran bawa handout di mobilnya..ckckckck..
Friday, May 04, 2007 Huh... The Long Day is Overrrr .. ITS A WRAP!!Akhirnya setelah melewati pergulatan panjang lahir batin, ga tidur, ga nonton, ga menyimak gosip dan info2 selebritis terbaru, menghabiskan waktu dengan mengurung diri di kamar dengan bertumpukkan berlembar2 halaman diktat2 kuliah dan materi2 yang ga jelas...its over then...... Boleh dibilang uts kali ini, gua cukup gagal... bagaimana engga sih?? yang dipelajarin ternyata ga keluar, yang ditanya A jawab B, ditanya B jawab A, kebalik gitu, dan soalnya.. Oh my.. extremely unpredictable...Ada satu hari dimana gua bener2 pasrah...Hari dimana 2 deadly tests ada disitu, 5 sks pula gitu... May i present you.. Oral Biology 2 (OB) dan Bahan Kedokteran Gigi B (BKG)... Actually.. Sebenernya materinya ga gt susah ya ( si Oral Biology ini-OB), kalo BKG mah ga usah ditanya ya?? (mao bljr ampe jenggotan jadi nenek2 jamuran di kampus sampe 900 taun, juga kaga bakalan ngerti..)Well, hanya si pembuat soal yg tau jawabannya, even God doesnt.. Pertama...Malemnya gua blajar mati2an nih critanya.. Berbekal sebotol zestea (yang dirumorkan mampu mengatasi kengantukan) dan 2 pak wafer tango rasa tiramisu (dibeli di alfamart dengan harga 3900 per pak), gua mulai melenggang kangkung belajar..Saat itu, euforia lagi tinggi2nya.. ibaratnya, makan kepiting lagi ga terang bulan (dagingnya guede2 seger, banyak telornya).. Ok..lanjuttt..Jam berganti jam.. menit berganti menit... detik bergulir dengan cepatnya tanpa mengenal perasaan...Ironisnya... Bahan 2 pelajaran brengsek itu super22 banyak (hmm..Gua sih menganggapnya begitu ya..).. dan gua bahkan belom nyampe setengahnya (dari 1 plajaran only)...Tepat waktu menunjukkan jam 8 malem.. Gua berkumandang serius dan bertekad menyelesaikan si OB ini hanya dengan waktu 3 jam untuk membabat next 4 chapters.. Dan it works...Jam 11 mata udah keleyengan... persedian zestea abis.. Dan gambar Luna Maya yang tertampang manis di botol zestea tetap ga bisa menahan rasa ngantuk gua yang udah di ujung tanduk... Gua mulai lupa bahan si BKG ini belom gua sentuh (apparently, ada 5 bab! Dan gua belom megang sama sekali!! Padahal hari udah mao pagi).... Ok..ok...gua bertekad blajar dan terus2 terus dan terus dengan semangat Bung Tomo menyerbu sekutu di Surabaya... Sontak mata gua langsung menoleh tajam dan drastis ke arah pandangan rak buku.. Terlihatlah ..... MOZART EFFECT : DON CAMPBELL (buku biru muda, di depannya ada seekor bayi manusia translusent tersenyum basi memandang ke arah posisi jam 3 apabila kita meilhatnya dengan arah tegak lurus) Great!! mungkin dengan bantuan cd2 mozart yang gua punya, gua akan sangat cepat blajar dan menguji kebenaran dari efek mozart yang diagung2kan banyak orang dan kerap menjadi perbincangan para musikus2 klasik sedunia... Sip... Yipiii (gua menjerit dan melolong di tengah malam yang sunyi memecah kalbu dan menyeruak nafsu.. ih.. apa coba).. Pikir gua: Bagus.. Pintar.. Briliant.. Lihat si jenius menemukan cara paling agung dan lihatlah dia berhasil... Gua nyalainlah si cd mozart ini, awal2 lagu mendayu2. dimulai dengan sonata2 piano mulai dari A,D,E,F, sampe ga tau, dilanjutkan dengan lagu2 operatic dan lagu2 aria Mozart sampe chorus2nya... pertama sih ok lah.. Niat bljar sok2 tinggi nih critanya.. Bljar di tengah malam dengan iringan musik klasik, Mozart pula lagi Dan akhrinya..Setelah 3 sonata dimainkan.. Kok gua mulai ngantuk ya??Setelah baca kilat, 2 bab udah kelewat.. Tinggal 3 bab lagi.. Great...Mulai sonata keempat..Udah mulai nguap2 dikit..Trus mulai membenamkan diri ke arah ranjang..'sebentar ah..ngaso dulu.. Cape ah...' dan akhirnya gua mengikuti naluri setan itu, kepala terrebahkan di atas kasur empuk, tapi teteupp ya diktat di tangan.. Akhirnya tidur deh.. bablas...wusss..... tiba2 gua mulai terbangun ketika aria udah mulai kenceng2 lagunya isinya forteeee smua.. Dan gua bangun... GRETTTTT!!! JAM 2!! TETOTTTT... bahan2 blom kesentuh.. Mood: panik, tapi tetap tenang... Udah deh gua kebut sampe pagi sampe jam 6, dan akhirnya berkiblat dari baca super duper extra kilat, kelar juga sih... Pas di kampus, ujian jam stgh 12.. Dan dari jam 10 gua uda ga tenang, dan OH MY.. Ternyata efek Mozart membuat gua LUPAAA semua apa yang gua pelajarin... GUTT!! BRENGSEKK deh tuh.... Dan di kampus tampaknya semua udah menguasai bahan gitu, cuman gua yang (kayanya) kalang kabut gitu... Duh.. Mungkin ini ya salah jg y?? Ah.. tapi engga ah... Gua udah mengenali porsi blajar gua.. Ya kalo emang udah segitu, ya segitu aja.. MAo blajar mati2an, ya toh percuma juga.. Mao untuk jadi super menguasai bahan ampe detail juga ga bisa.. Ya soalnya gua emang kaya begitu... simply think that im just ordinary people ( ngambil hape dan mencari John Legend dan akhrinya kami bersenandung bersama)... Dari mulai jam 10 gua udah kalang kabut ga karuan, jantung berdegup kencang, irama nadi naik turun, kadang on, kadang off.. Nafas tersenggal2, kadang2 keluar buih lewat bibir, kadang2 disertai mata merah dan akhirnya batuk darah.. Ya bgitu deh.. Akhirnya gua mulai mencari ketengan dan mulai mendengarkan lagu2 pasrah masa kini...mulai dari enci Underwood, ade Billy Gilman, koko Rascal, oom buble, Iie Norah, sampai ke Paman Cullum.. Yang lagu2nya berintikan sama: Dan saat itulah gua menyadari lagu "Jesus Take The Wheel" yang paling membahana dalam hati sanubariku yang paling dalam. Oh..sungguh sejukk rasanya... Jesus take the wheel, take it from my hands, cause I can't do this on my own. I'm letting go,so give me one more chance. Save me from this road I'm on. Jesus take the wheel. Hmmm... Hikss... Kluar dari ruangan ujian gua kembali menyanyikan lagu tersebut dalam hati.. Sampe di rumah gua putterrrrr kenceng22... dan walhasil bin alhasil.. Gua tenang... tengss ya, Jeung Carrie.... Bener deh... dengerin lagunyaa...oh mi gotttt.... topcerrrrrrr abis.... fyi, underwood ngluarin single yg waktu itu dinyayin di amidol, i'll stand by you (reinaldo..you know what you have to do) Perbincangan singkat sempat dibahas oleh PerSMSan jarak jauh antara Bandung Jakarta... kala itu kami, 2 manusia yang hidup terkungkung dan terjebak di lembah kenistaan seperti ini (ya ga si re?), merasakan ironi dan kekejaman yang sama... Di perbincangan yang singkat itu, tercetuslah nama: Mama Ayung... Manusia super ber IP 4, hidup dengan perfectnya di kampus bilangan semanggi jakarta... dan kita bertanya2 aapa rahasianya itu?? Mungkinkah di rumahnya ga televisi? ataopun barang2 dari manusia modern abad 20 sehingga pikirannya terfokus dan menghabiskan hidup2nya di rumah dengan mengkonsumsi bacaan2 ringan seperti KIMIA ORGANIK? HARPERS BIOCHEM?? EVEOLUTION DNA?? BLa..bla..bla..and so on..??? Kalau kata Re, dia juga dulu begitu, sebelum keperawannya ternodai dengan hadirnya cable dan net everysingle day.. Tapi ya ...pikiran gua tetep terfokus sama si Cici Ayung itu deh.. Hidupnya seakan2 nikmat..Sebagai seorang lajang, hidupnya cukup tertata rapih (fashion sangat ter update, dengan baju2 fcuk nya yang mahal2, trus hidup selalu bugar dengan mengkonsumsi green tea setiap hari, anti vetsin, olahraga teratur dengan melakukan yoga dan melatih kelenturan badan dan membugarkan diri). Di satu sisi hidupnya yang serba sederhana membuat banyak kalangan Trus selalu mengikuti pergerakan (amoeba kali?) dunia kampus yang hingar bingar... Tetapi tetap kesederhanannya membuat dirinya untuk tetap terus berkarya sebagai manusia yang dinamis...ckckkck...Yung..yung... Semua ini intinya memuji lho.. Ya, kalo ada misinterpretasi ya harap dimaklumin yah..hohohoho.... ( perhaps this 'ayungology' topic could be my furhter post ya? in order to admire ya! Catet yung...bukan mencela..karena kami mengagumi kecanggihanmu, dan gua yang akan merepresentasikan suara2 kaum minoritas yang tidak bisa tersuarakan...) Dan.. Kembali ke itu tadi... MAo diliat2 kaya apa juga, itssss over now... Semua ga bisa dibalik.. Hanya bisa pasrah... Dan Cariie... Great lyric, amazing vocal, thoroughly brilliant Friday, February 09, 2007 Moodys Mood For L. O. V. EAre You Afraid of getting married??
Valentine uda lewatt tuh..dan diriku masih begini2 aja.. hiks..Seorang teman membuka topik ini denganku beberapa hari yang lalu, mengatakan bahwa hidup ini tidak berjalan merangkak, tapi berlari kencang ( klise banget kan? yah, tapi emang bener sih..) Ok..Tahun ini, usia gue akan segera menginjak kepala dua. Benar kata ayung, number doesnt matter.Mau usia 21 kek, 22 kek, 23 kek or whtvr itu, yg penting hidup kita moving forward (tagline Avanza banget ga seh???!?)..Yah, kira2 begitu deh..time goes fast.. Dan kenapa (lagi-lagi) topik tentang percintaan selalu semarak dan hangat untuk dibahas.. Hemm.. entahlah..tapi beberapa waktu belakangan ini, gua sering membayangkan bagaimana nanti kehidupan kita after-married..aktivitas apa saja yang mungkin bisa terjadi..dan mungkin bisa terhenti..gua sungguh ga punya banyangan sedikitpun.. gimana nanti malam pertama?? gimana waktu lagi berantem2 suami istri?? gimana waktu mengurus rumah tangga?? argh..pusing gue.. apakah menikah itu segampang ngebalikin telapak tangan??apa nyari istri itu segampang nepok nyamuk, sekali tepok belom tentu dapet, tapi begitunya dapet senengnya bukan maen.. duh..aku pusing..dulu gua beranggapan bahwa masalah percinta2an ini akan tiba pada waktunya dan gua empat berpikir bahwa masalah in adalah masalah yang 'entar-entar dulu lah'.. istilahnya harus kita prioritaskan masalah laennya dulu..tapi semakin kesini, usia semakin bertambah, uban makin numpuk (uban dimana coba??ngeyel!!), tapi kok tampaknya masalah ini semakin menjadi masalah yang kerap muncul di angan2 gua dan blom ada probelm solvingnya..begini yah.. beberapa tahun belakangan ini gua sempat berpikiran bahwa orang2 pacaran itu adalah orang2 yang so so malesin banget, orang2 yang hanya memikirkan kepentingan sesaat dan ga ada gunanya..pacaran bagi gua adalah masalah waktu dan masalah kemapanan..dulu, gua sempat berpikir bahwa cinta itu didapat ketika kita udah mapan dan bener2 udah settle, jadi semuanya bisa kefokus dengan baik.. tapi toh..nyatanya, semakin ke arah sini, gua udah mulai serius mikirin masalah ini..banyak dari temen gua yang udah jadian (walaupun gua tau hubungan itu akan sangat seumur biji kecambah kacang ijo, ato kalo engga at least sampe seumur jagung lah..jarang yang sampe seumur pohon nangka)... yah, gua sempat berpikir aja bahwa pacaran itu ngebuang2 waktu, duit,tenaga pikiran,and so so etc....tapi..tapi..adalah masa2 Haus Belaian Perempuan, dimana gua pengen banget pacaran.. Gini deh..Topik ini sbnarnya tentang ketakutan akan menikah..Boro2 kawin, pacaran aja blom..tapi entah kenapa, beberapa waktu blakangan ini gua semakin sering membayangkan kehidupan rumah tangga gua yang akan datang.. hemm..gua pengen kawin nih.. Kawin itu ga gampang..banyak sekarang artis2 yang pada cere..ups..tapi kan gue bukan artis..tau deh..gua bingung..kawin itu gampang2 susah sih ya..menyatukan 2 tokoh dalam 1 benang hidup yang elo harus lalui bersama..tiap detik, tiap menit, tiap waktu harus mampu membagi waktu bersama.. komitmen..kejujuran..loyalitas..fundamen2 cinta gitu deh..yang boleh dibilang so so basi banget, namun itu bener apa adanya..hem.. Tmen2 gua dengan mudah pacaran..Sbenernya, klo boleh jujur sejujur2nya..gua sih mampu2 aja pacaran dan amat sangat bisa.. temen2 gua malah nanya :"sapa neh pacar lu??..Kapan pacaran??" dan gua akan selalu menjawab :" Ah..udah mikirin blajar dulu..masih panjang.." tapi semakin gua menjawab "masih lama ah..masih panjang lah..masih ini itu lah..", semakin cepat pula umur gua menambah, dan gua ga bisa membanyangkan sampai umur 30 gua akan terus menjawab pertanyaan yang sama dengan jawaban yang sama terus.. pengen rasanya gua menjawab : "hehehe..ada nih..si A..udah jadian x taun..".. tapi gimana ya..gua adalah orang yang prinsipil dan konvensional banget deh klo masalah ini..waktu dulu sma, pacaran ga kaya gini deh.. so basi banget setelah gua pikir2..kerjaannya cuman mall to mall..hemm..gitu deh, nothing really2 memorable banget.. but..dis mean time.. gua butuh pacaran yang serius..dan untuk membutuhkan pacaran yang serius, gua perlu membutuhkan pacar bukan??yak..pacar..wanita2 diluar sana...sperti kata gua, sebenernya gua bisa jatoh cinta, tapi itulah..untuk bener2 suka dan (apalagi) nembak gitu, rasanya gimana gitu yah..bukan rasa takut ditolak ato rasa2 ga pede, ato gimana gitu.. tapi ya ujungnya itu lagi..gua takut membuat komitmen dan rasanya gua blom siap...apalagi gua masih terbayang2 stigma pacaran versi standar :MALL TO MALL...MAKAN BARENG...NONTON BIOSKOP...NGANTERIN JEMPUT...SMS2 GA JELAS...TELPON...bla..bla..ya gitu lah..stigma pacaran konvensional.. masalahnya.gua pengen keluar dari itu, dan gua pengen sesuatu yang lebih2 dari itu dan tidak kekanak kanakan..sayangnya sulit dan sulittttttttttttttttttttttttttttt sekali menemukan sesosok wanita yang kaya gitu..yang ada juga banyak cewe2 yang ya gitu deh..gua anggep sih ga sesuai lah dengan prinsip gua..
Gini deh, ibaratnya gini..mangsa udah ada banyak di depan gua, tapi gua bingung gimana cara menjerat dan mengejar mangsa itu supaya ga ilang dan ga lari dari gua..banyak sih banyak.. tapi ya..bukan bermaksud menyombong..tapi yang bener2 saklek itu masih terhitung nhil sampai sekarang..pride gua ketinggian ya??gebetan sih pasti selalu ada...dan entah ya.. gua adalah tipe orang yang susah sekali berpacaran dalam tipe anak jaman sekarang..you know lah..mall...nonton bareng..sms2 ga jelas..makan bareng..ok..ok..itu semua sangat lumrah sekali bagi orang2 semua..tapi entah ya,,gua menganggap semua itu sangat shallow dan gua pengen sesuatu yang deeper dan lebih serius.. Boleh gua bilang pacaran jaman sekarang itu ibaratnya sayang2an doang, tapi kosong..Gua pengen sesuatu yang lebih dan lebih serius..Sulit untuk mencari seseorang yang bener2 bisa serius, bisa ngertiin banget, dan pacaran itu ga hanya superficial banget..oh..tidak..hidup itu sulit sekali ya..sempat gua berpikir bagaimana kalo gua ga kawin aja.. tapi TIDAK.... TIDAK.. saya harus dan akan tetapi mecinta..dan mendamba sesosok wanita yang tepat..hiks..pahit memang..tapi itulah kenyataan.gua sulit sekali membayangkan dengan siapa gua akan membina hidup rumah tangga.dengan siapa gua membagi masa tua?? dengan manusia atau dengan spesies lain??hikss..hope that it'll be human..only human (sambil bergumam OST nya 1 litre of tears , Only human..)gimana nih, peeps??ada saran ??apa gua harus gimana gitu??Gimana sebenernya memulai pacaran yang bener2 serius?? karena selama ini, walaupun gua pernah menjalin beberapa hubungan yang yah 'saling sayang satu sama lain' tapi superficial, gua pengen sesuatu yang bener2 serius..ok..darimana kita bisa tau kalo itu cinta sejati kita?? bisa aja orang pacaran udah berpuluh2 tahun, tapi ketika waktu dia akan menikah, dia bilang :" ok..this is not my true love..".....mampus kan?? waktu, duit, emosi..kebuang sia2..Ada juga yang cuman pacaran 2 hari, langsung kawin dan bahkan berani bilang INILAH CINTA SEJATI GUE.. dan terbukti bertahan sampai kakek nenek..teori mana yang musti gua anut??menurut gua true love itu ANEH...yah, cinta itu tidak melihat sejati apa engganya.. yang penting komitmen..orang yang pertama2 tidak mencinta sekalipun , klo udah siap2 komit dan mampu bener2 serius, pasti jadinya juga bagus dan pas..hem..so..so..where're we gonna start?ada yang punya saran ato gimana gitu?? soalnya setelah ditimbang,dipikir masak2 sampe gosong..gua bener2 berpendapat bahwa masalah ini adalah masalah yang serius dan bener2 harus segera gua pikirkan untuk jangka panjang..dan gimana caranya itu yang gua bingung... need help though..please..soon i'm facing this..SOLUSIIIII PLISS.. UNTUK TEMAN2KU DILUAR SANA.... AKU BUTUH NASIHAT............... SEGERA.... PANJANG...MEMBANGUN...MENYEGARKAN... PLISSSSS..Thx Paralyzed.. (Again)...Ibukota Lumpuh.. Kira2 begitulah bunyi headline salah satu harian tanah air terkemuka.. Yak..Jakarta Lumpuh.Tergenang air dimana2. banjir is evrywhre..tau ga sih?? gua di rumah mati lampu 15 jem.. kaga ada aer pula.. Alhamdulilah rumah gua yang konon kabarnya terletak di salah satu bukit Jatinegara agung masih dapat berdiri tegak sampai hari ini (persis dengan rambut gua yang berdiri tegak setelah diberi sentuhan L'oreal).. *swt* Yak..Rumahku yang (konon) terletak di derah rawan banjir, Kampung Melayu, nyatanya aman2 aja tuh.. .... Belum pernah dalam sejarah gua bernafas dan masih berupa embrio, ada yang namanya banjir.never..blom pernah..Dan gua harap tidak akan banjir lagi selama2nya.. Amin...banjir..petaka..Gembel..Kesetatan..kebelengguan.. hiks.. diriku terpatri selama kurun waktu 15 jam dirumah.. bayangin, untuk mengirit batere hape, gua sampe membuat profile gua udah bener2 super hemat.. Tidak bergetar.. Tidak berbunyi.. dan parahnya lagi, gua tidak menyalakan kontras hape, jadi hape ga ada sinarnya lagi alias gua matiin cahaya... .... Sebegitu hebatnya perjuangan untuk menghemat batere hape yang bisa dihitung dengan hitungan menit klo pake profile biasa, tapi hebatnya lagi... ... batere gua bertahan lebih dari 2 hari dengn kondisi yang sangat memprihatinkan... Ga mandi.. yak.. salah satu aktivitas tergress ibukota belakangan ini.. Ampun deh..Untung aja, suhu waktu itu lagi mendung bin ujan2 gt deh, jadi kaga panas.mangkanya gua tidak mengeluarkan setetes keringatpun dari tubuhku yang gemilang ini... Temen2 gua disana kondisinya memprihatinkan..total pity..my deepest condolences folks..hihihi.. Tapi...
ok2..banjir udah surut, gua toh sangat amat teramat terkena efeknya itu.. Di rumah serasa udah dipenjara. Kaga bisa kluar sama sekali.. ... Akhirnya tertanggal 6 februari 2007, gua memberanikan kluar rumah pukul 7 pagi untuk melakukan aktivitas rutin di salah satu pusat kebugaran di Barat Kota Jakarta... Dengan berbekal kenekatan dan percaya diri yang tangguh, gua membuka pintu gerbang rumah setelah sebelumnya berkomat kamit semoga langit mendukung perjalananku hari itu.. Berjalan sebentar, kemudian, syukur alhamdulilah lagi bertemu dengan angkot yang biasa lewat depan rumah..Dengan berbekal sertifikat "KURSUS BIBIR LANCIP SUPER TOA" gua berteriak dengan lugas dan gemilangnya.. "BANGGGG..GROROL KAN??IKUTTTTT..." ... tampaknya si abang menggubris suara ratusan ribu desibel itu, dan abangnya kembali memekik :" NAEK..NAEK..IYE.." ... Dengan hasrat menggebu2, akhrnya gua naek dengan dramatisnya mengarungi deru debu angin pagi yg membahana.Sebodo deh, di dalem genjet2annya kaya apa, yang pasti i must thorugh it no matters how.. .... After 2 hours stucked in jam, after very long bin exhausted journey from Jatinegara to TA, akhirnya gua sampai juga di daerah Barat ibukota, dari jarak kira 500m gua sudah melihat bangunan pink gonjreng berlogokan TAMAN ANGGREK dengan gemilangnya. ... Gua meloncat kegirangan di angkot sampe2 ibu2 di sebelah pindah.. Tiba2 mas2nya treak.."eeh,turun sini aja..depan macet.." .. Beh..ya udah, gua turun dengan beralaskan ke PD an yang tetep membahana sebodo2 apapun itu, yang pasti..I made it..yes, marshal, you did it.. ... Akhirnya kita diturunin di Jembatan Tomang yang mau naek ke flyover.Dengan kepercayaan diri yang sangat superficial, gua jalan dengan kecepatan melebihi kecepatan unta yang lagi mengandung..brak..bruk..brak..bruk..nafas menggebu2, bibir tersenggol2, rambut tercabik2, mata tak kenal lunglai.. ... gila man!!!!!!! 500 m ada kali gua jalan nyampe TA..Setelah ditemani oleh debu2 asap kendaraan beroda, polusi ibukota yang menyengat, dan ditemani rintik2 air hujan yang mulai menetes kala itu.. .. Untungnya gua bersyukur hujan blom deres2 banget.. .. Akhirnya..setelah 15 menit berjalan dengan kecepatan konstan, gua tiba di sebuah sosok bangunan yang tidak gua jamah selama hampir 5 hari.. Gua lagi membayangkan kira2 seremoni apa yang gua lakukan ketika gua melihat TA dari dekat.. .. Ilusi mulai terlihat,,Gua akan menicum tanah TA terlebih dahulu, setelah itu sujud syukur, abis itu langsung menangis tersedu sedan dengan menarik perhatian orang.. ... TApi sayang, bayangan itu langsung pudar..Puff..Gua langsung dihadapi kenyataan bahwa saat 15 m gua berada di depan TA, tiba2 langit mulai menumpahkan muntah encernya ke bumi..pyurrr..ujan.. ... Dan seremoni2 yang gua bayangkan langsung luluh dan hancur sedemikian diganti dengan seremoni yang lazim dilakukan, yakni berlari menerjang hujan...yess...akhirnya gua sampai depan TA..Langsung gua tancapkan bendera, dan buat tugu peringatan... ...
|